• Home
  • About
  • Contact
  • Portfolio
  • Secret!

Nunik Utami

Menulis adalah Merekam Jejak untuk Anak Cucu

  • Artikel
    • Beauty
    • Events
    • Fashion
    • Healthy
    • Tips
  • Finance
  • Parenting
  • Review
    • Book
    • Food
    • Film
    • Hotel
    • Place
    • Product
  • Travel
    • Indonesia
    • Malaysia
    • Thailand
    • Singapore
  • Working
    • Writer
    • Editor
    • Blogger
    • Trainer
  • Story
    • Cerpen
    • Dongeng
  • Savana Hijab
    • Hijab Tutorial
  • Dewangga Publisher
You are here: Home / Artikel / Orang Kota pun Bisa Jaga Hutan Lewat Adopsi Hutan

Orang Kota pun Bisa Jaga Hutan Lewat Adopsi Hutan

August 28, 2020 Nunik Utami 1 Comment

Setiap mendengar kata “hutan” yang terbayang pasti tempat-tempat yang jauh dari kota. Bahkan, tempat terpencil dan sulit dijangkau oleh alat transportasi apapun. Hutan memang identik dengan pelosok, sehingga tempat yang penuh pohon dan keanekaragaman hayati tersebut seakan hanya untuk orang desa. Orang kota, tidak pernah punya kesempatan menikmati hutan dalam kehidupan sehari-harinya, apalagi ikut memeliharanya. Padahal, orang kota pun ingin turut serta memelihara dan mengadopsi hutan. Orang kota di sini merujuk pada orang-orang yang tinggal di perkotaan yang jauh dari hutan.

Tentang Adopsi Hutan

Adopsi hutan? Apa itu? Adopsi hutan adalah gerakan gotong royong dalam menjaga hutan yang masih ada. Yang dijaga ini meliputi seluruh isi hutan, baik pohon-pohon tegaknya, seluruh floranya, fauna yang ada di dalamnya, serta keanekaragaman hayati yang terkandung di dalamnya.

Jadi, siapa pun bisa mengadopsi hutan. Mengadopsi itu, begini. Kamu bisa memberi donasi untuk merawat satu pohon yang ada di hutan. Tenang, kamu tidak perlu selalu berada di dekat pohon itu. Yang merawat pohon itu adalah orang yang tinggalnya dekat dengan hutan tempat pohon tersebut berada. Kamu akan menerima informasi tentang perkembangan pohon yang kamu adopsi. Bahkan, pohon tersebut bisa diberi papan nama bertuliskan nama kamu. Jadi bisa langsung kelihatan bahwa itulah pohon adopsimu.

Program adopsi hutan ini ditujukan untuk menyelamatkan hutan-hutan yang ada di Indonesia. Sebab, hutan adalah sumber kehidupan manusia. Di dalam hutan Indoensia pun banyak keanekaragaman hayati yang mungkin saja sudah tidak ada lagi di tempat lain. Terlebih, baru-baru ini kita memperingati Hari Hutan Indonesia yaitu tanggal 7 Agustus.

Keunikan Hutan Indonesia

Bersyukur banget tinggal di Indonesia karena masih punya hutan yang luas. Hutan-hutan yang ada di negeri ini ada beberapa jenis. Setiap jenis hutan tersebut punya ciri khas masing-masing. Jenis-jenis hutan itu adalah:

Hutan hujan tropis

Inilah henis hutan yang paling terkenal di Indonesia. Disebut hutan hujan tropis karena hutannya dapat sinar matahari yang melimpah, ada curah hujan yang tinggi, dan temperatur rata-ratanya tinggi. Faktor-faktor inilah yang membuat hutan menjadi subur.

Pohon yang ada di hutan hujan tropis biasanya jenis yang batangnya besar, tinggi, daunnya lebat, dan tumbuhnya rapat satu sama lain. Hewan yang hidup di sini, bervariasi, tergantung lokasi hutannya. Ada yang hewannya besar-besar seperti gajah, harimau, dan jerapah. Ada juga yang didominasi oleh burung-burung atau hewan unik jenis mamalia.

Hutan bakau

Dari namanya sudah bisa diketahui bahwa ini adalah jenis hutan yang tanamannya hanya tanaman bakau. Ciri khas hutan bakau adalah berada di pantai berlumpur dan landai, tempat terjadinya pasang surut. Hutan bakau memiliki banyak manfaat, yaitu sebagai penahan ombak, pencegah abrasi, dan sebagai tempat tinggal ikan, udang, serta beberapa jenis burung laut.

Hutan sabana

Sabana adalah padang rumput luas yang diselingi dengan semak belukar dan pepohonan. Curah hujan di hutan ini sangat jarang sehingga seringkali tampak sebagai hamparan rumput dan ilalang kering.

Begitu banyaknya jenis hutan di Indonesia, berarti semakin penting kegiatan menyelamatkan hutan ini dari kepunahan. Hal yang perlu diingat, hutan bukan hanya soal pepohonan. Ketika hutan tersebut rusak maka rusak pulalah sebagian besar keanekaragaman hayatinya.

Makanya, selagi belum terlambat, yuk, ikutan jaga hutan dengan cara adopsi hutan! Orang kota juga bisa, kok.

Artikel, Nature

About Nunik Utami

Penulis, Editor, Trainer Penulisan, Mommy.

Comments

  1. Dedew says

    September 9, 2020 at 06:38

    Setuju Nik, senang ya sekarang kita yang tinggal jauh dari hutan pun bisa ikut merawat hutan..

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search Here

Welcome

Penulis, Editor, Trainer Penulisan, Mommy. More…

  • Email
  • Facebook
  • Instagram
  • LinkedIn
  • Twitter

Archive

Follow Instagram @nunikutami

Part of

 Blogger Perempuan
PRchecker.info

Lets Eat

Tag

batik bayi tabung belanja online bisnis bitcoin blog budaya buku cerpen crypto entrepreneur fashion film financial planner finansial gadget hijab hotel indonesia investasi jalan-jalan jawa tengah jilbab kerudung kesehatan keuangan kosmetik kripto kuliner lombok makanan enak menerbitkan buku menulis buku mobil musik otomotif parenting pashmina penulis properti seni teknologi traveling UMKM voucher diskon

Posting Terbaru

  • Kisah dari Satu Dekade Lampau
  • 7 Manfaat Game Kuliner bagi Anak-anak dan Tips Bermain yang Sehat
  • Tips Agar Tidak Asal Membeli Kosmetik Sebagai Produk Kesehatan dan Kecantikan
  • Tips Merawat dan Membersihkan AC Split Agar Awet dan Tetap Sejuk
  • Indonesia Humanitarian Summit (IHITS), Ruang Refleksi Filantropi untuk Dampak Berkelanjutan

Komentar Terbaru

  • Nunik Utami on Komik “Maher Zain – Cinta dari Timur” (Sahabat Ufuk, 2012)
  • Syarifah Nadia on Komik “Maher Zain – Cinta dari Timur” (Sahabat Ufuk, 2012)
  • April Hamsa on Kipas Angin Raksasa Muncul di Tengah Kota
  • Novitania on Kipas Angin Raksasa Muncul di Tengah Kota
  • Ninin Rahayu Sari on Kipas Angin Raksasa Muncul di Tengah Kota
Copyright © 2026 Nunik Utami · Part of Blogger Perempuan. built on the Genesis