• Home
  • About
  • Contact
  • Portfolio
  • Secret!

Nunik Utami

Menulis adalah Merekam Jejak untuk Anak Cucu

  • Artikel
    • Beauty
    • Events
    • Fashion
    • Healthy
    • Tips
  • Finance
  • Parenting
  • Review
    • Book
    • Food
    • Film
    • Hotel
    • Place
    • Product
  • Travel
    • Indonesia
    • Malaysia
    • Thailand
    • Singapore
  • Working
    • Writer
    • Editor
    • Blogger
    • Trainer
  • Story
    • Cerpen
    • Dongeng
  • Savana Hijab
    • Hijab Tutorial
  • Dewangga Publisher
You are here: Home / Savana Hijab / Savana Hijab, Lahir dari Sebuah Kejenuhan

Savana Hijab, Lahir dari Sebuah Kejenuhan

December 5, 2013 Nunik Utami Leave a Comment

Kejenuhan tidak selalu menimbulkan hal buruk. Sebaliknya, dari kejenuhan bisa saja lahir sebuah kreativitas yang baru. Inilah yang saya alami ketika dilanda kejenuhan dalam dunia penulisan.

November 2013, saya ingin memiliki kegiatan lain sebagai penyegaran. Traveling, sudah. Melakukan me time juga sudah. Tapi, rasa jenuh masih saja terasa. Akhirnya, saya ingin melakukan sesuatu yang belum pernah saya lakukan sebelumnya.

Logo Savana Hijab
Logo Savana Hijab

Saya tahu, Rasulullah menganjurkan umatnya untuk berniaga. Sebab, 90% pendapatan berasal dari kegiatan berniaga. Sayangnya, saya sama sekali tidak berminat untuk berdagang. Apalagi, masih banyak orang yang berpikir bahwa berdagang berarti menunduk, menurut, dan seakan-akan posisinya berada di bawah. Hal inilah yang membuat saya tidak punya nyali untuk berdagang.

Mungkin ini yang disebut berkah. Saat itu saya baru satu tahun mengenakan jilbab dan akhirnya memutuskan untuk memiliki usaha di bidang pakaian muslimah, terutama kerudung. Berbeda dengan sebelum-sebelumnya yang sama sekali tidak berminat berdagang, saat itu keinginan saya untuk berjualan jilbab, menggebu-gebu. Saya ingin punya usaha sendiri. Ingin memproduksi jilbab dengan label sendiri.

Berbekal informasi dari mama mertua, saya pun berburu bahan. Produksi pertama saya hanya 22 helai pashmina. Mengapa pashmina? Sebab kerudung jenis ini paling mudah dibuat.

Salah satu motif produk Savana Hijab.
Salah satu motif produk Savana Hijab.

Awalnya, saya menjajakan pashmina-pashmina ini di sebuah bazar Minggu pagi di daerah Halim. Sayangnya, tanggapan pelanggan kurang bagus. Pashmina dengan harga Rp40.000 per helai dianggap terlalu mahal. Sambil menggelar lapak, saya pun menawar-nawarkan pashmina itu ke teman-teman melalui Blackberry Messenger (BBM). Ternyata, tanggapannya luar biasa. Saya menggelar lapak secara offline hanya satu hari itu. Selanjutnya, saya “bergerilya” melalui dunia maya.

Saya hampir tidak percaya ketika bulan pertama, pashmina produksi saya terjual 400 helai. Pembelinya adalah teman-teman sesama penulis dan teman-teman lain yang menjadi kontak saya di Facebook. Selanjutnya, permintaan kerudung segi empat pun berdatangan.

Inilah awal mula lahirnya Savana Hijab, dengan spesifikasi produk berupa kerudung pashmina dan segi empat. Kegiatan yang awalnya hanya sebagai hiburan pengusir jenuh, akan terus saya jalani dan kembangkan.

Ingin tahu motif-motif produk Savana Hijab? Silakan mampir ke laman ini.

Atau, ingin menjadi orang pertama yang tahu motif pashmina terbaru dari Savana Hijab? Join di grup BBM, yuk! Invite pin 2706A76E.

Savana Hijab fashion, jilbab, kerudung, muslimah, pashmina, segi empat

About Nunik Utami

Penulis, Editor, Trainer Penulisan, Mommy.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search Here

Welcome

Penulis, Editor, Trainer Penulisan, Mommy. More…

  • Email
  • Facebook
  • Instagram
  • LinkedIn
  • Twitter

Archive

Follow Instagram @nunikutami

Part of

 Blogger Perempuan
PRchecker.info

Lets Eat

Tag

batik bayi tabung belanja online bisnis bitcoin blog budaya buku cerpen crypto entrepreneur fashion film financial planner finansial gadget hijab hotel indonesia investasi jalan-jalan jawa tengah jilbab kerudung kesehatan keuangan kosmetik kripto kuliner lombok makanan enak menerbitkan buku menulis buku mobil musik otomotif parenting pashmina penulis properti seni teknologi traveling UMKM voucher diskon

Posting Terbaru

  • Indonesia Humanitarian Summit (IHITS), Ruang Refleksi Filantropi untuk Dampak Berkelanjutan
  • Agenda Liburan Penuh Ceria di Ancol: Dari Konser Dewa 19 hingga Pesta Kembang Api Terbesar, Ini Acara Seru di Akhir Tahun yang Tak Boleh Dilewatkan
  • The Flag Coffee, Coffee Shop Sekaligus Coworking Space dan Meeting Room di Jatibening, Pondok Gede, Bekasi
  • Kipas Angin Raksasa Muncul di Tengah Kota
  • Piala Adhi Praya, Setahun Langkah, Seribu Harapan Pemerintahan Prabowo-Gibran

Komentar Terbaru

  • Nunik Utami on Komik “Maher Zain – Cinta dari Timur” (Sahabat Ufuk, 2012)
  • Syarifah Nadia on Komik “Maher Zain – Cinta dari Timur” (Sahabat Ufuk, 2012)
  • April Hamsa on Kipas Angin Raksasa Muncul di Tengah Kota
  • Novitania on Kipas Angin Raksasa Muncul di Tengah Kota
  • Ninin Rahayu Sari on Kipas Angin Raksasa Muncul di Tengah Kota
Copyright © 2026 Nunik Utami · Part of Blogger Perempuan. built on the Genesis