• Home
  • About
  • Contact
  • Portfolio
  • Secret!

Nunik Utami

Menulis adalah Merekam Jejak untuk Anak Cucu

  • Artikel
    • Beauty
    • Events
    • Fashion
    • Healthy
    • Tips
  • Finance
  • Parenting
  • Review
    • Book
    • Food
    • Film
    • Hotel
    • Place
    • Product
  • Travel
    • Indonesia
    • Malaysia
    • Thailand
    • Singapore
  • Working
    • Writer
    • Editor
    • Blogger
    • Trainer
  • Story
    • Cerpen
    • Dongeng
  • Savana Hijab
    • Hijab Tutorial
  • Dewangga Publisher
You are here: Home / Culinary / Nasi Tutug : Yang Unik dari Saung Legit

Nasi Tutug : Yang Unik dari Saung Legit

November 1, 2015 Nunik Utami 4 Comments

Restoran Saung Legit, namanya. Nuansa pedesaan langsung terlihat dari luar restoran yang berupa dinding berwarna kuning kecokelatan dan dua buah payung yang diletakkan di kiri-kanan pintu masuk.
Saat masuk ke restoran, suara gemericik air kolam langsung menyambut. Restoran ini menyediakan tempat duduk di kursi dan lesehan. Saya yang saat itu berkunjung bersama teman-teman, memilih tempat duduk lesehan.
Tempat duduk itu berupa pendopo kecil yang terbuat dari kayu. Sisinya ditutup dengan sekat yang terbuat dari anyaman bambu. Sekeliling pendopo dihias dengan tanaman-tanaman hijau yang menyegarkan mata.
Pendopo tersebut juga dilengkapi bantal besar, cocok untuk leyeh-leyeh. Di tengah pendopo diletakkan sebuah meja untuk meletakkan makanan. Setiap pendopo dihias tirai putih dan kentongan.  Uniknya, untuk memesan makanan, kita bisa memanggil pelayan dengan cara memukul kentongan tersebut.
Tempat unik lainnya adalah di bagian wastafel. Berbeda dengan restoran-restoran sejenisnya, wastafel di Saung Legit ini menggunakan bakul anyaman. Semakin terasalah suasana pedesaan di restoran itu.
Menu yang tersedia di Saung Legit sangat beragam. Ada ayam bakar, sup buntut, nasi goreng, es sarikaya hi (namanya unik!), bahkan ada es krim goreng. Minumannya juga banyak pilihan.
Ada satu menu yang menarik perhatian saya. Nasi tutug. Saya pun mencobanya. Nasi Tutug Oncom Ayam Bakar Komplit.
Ternyata nasi tutug itu semacam nasi uduk. Nasi berbumbu dicampur dengan oncom dan bahan-bahan lain seperti bawang goreng, rempah-rempah, dan daun kemangi. Nasi itu dibungkus dengan daun pisang. Disajikan bersama ayam bakar, tempe dan tahu goreng, serta mentimun, tomat, dan daun selada.
Ayam bakarnya mantap. Tidak terlalu kering, ukurannya pas, dan rasa kecapnya dominan. Saya langsung suka nasi tutug. Gurih. Sayangnya nasi tutug itu tidak hangat. Kalau disajikan dalam keadaan hangat, pasti lebih nikmat.
Untuk minumnya saya pilih strawberry milkshake.  Rasanya yang tidak terlalu asam membuat saya tetap menyukai minuman ini.
Harga menunya juga tidak terlalu mahal untuk ukuran makanan dan lokasi yang nyaman seperti Saung Legit. Harga makanan sekitar Rp. 20.000- Rp. 30.000, sedangkan harga minuman sekitar belasan ribu rupiah.

         Berminat untuk mencoba? Langsung saja datang ke Restoran Saung Legit, Jl. A.H. Nasution No : 423, Cipadung, Ujung Berung, Bandung.

Culinary, Food, Review

About Nunik Utami

Penulis, Editor, Trainer Penulisan, Mommy.

Comments

  1. anny says

    October 31, 2011 at 13:43

    Wahhh kalau saya pulang ke Bandung mau nyempatin diri kesana ah, rumah saya kan deket ke lokasi, saya di Cibiru mba :)Eh, mba Nunik ini orang Bdg kah? disebelah mananya Bdg nya mba?

    Reply
  2. Nunik Utami says

    November 1, 2011 at 07:36

    Aku di Jakarta, Mbak Ani. Ini kebetulan lagi main ke Bandung. Nanti kalau ke sana, bareng yaa 😀

    Reply
  3. Sekolah Kapal Pesiar Yogyakarta says

    October 11, 2016 at 09:11

    wuih yummy sekali kuliner dari bandung ini.. wajib dicoba nih cita rasanya.. nyammmm…

    Reply
  4. Sekolah Kapal Pesiar Yogyakarta says

    October 25, 2016 at 14:48

    nasi tutug ini wajib dicoba.. rasanya sangat menggida sekali..

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search Here

Welcome

Penulis, Editor, Trainer Penulisan, Mommy. More…

  • Email
  • Facebook
  • Instagram
  • LinkedIn
  • Twitter

Archive

Follow Instagram @nunikutami

Part of

 Blogger Perempuan
PRchecker.info

Lets Eat

Tag

batik bayi tabung belanja online bisnis bitcoin blog budaya buku cerpen crypto entrepreneur fashion film financial planner finansial gadget hijab hotel indonesia investasi jalan-jalan jawa tengah jilbab kerudung kesehatan keuangan kosmetik kripto kuliner lombok makanan enak menerbitkan buku menulis buku mobil musik otomotif parenting pashmina penulis properti seni teknologi traveling UMKM voucher diskon

Posting Terbaru

  • Kisah dari Satu Dekade Lampau
  • 7 Manfaat Game Kuliner bagi Anak-anak dan Tips Bermain yang Sehat
  • Tips Agar Tidak Asal Membeli Kosmetik Sebagai Produk Kesehatan dan Kecantikan
  • Tips Merawat dan Membersihkan AC Split Agar Awet dan Tetap Sejuk
  • Indonesia Humanitarian Summit (IHITS), Ruang Refleksi Filantropi untuk Dampak Berkelanjutan

Komentar Terbaru

  • Nunik Utami on Komik “Maher Zain – Cinta dari Timur” (Sahabat Ufuk, 2012)
  • Syarifah Nadia on Komik “Maher Zain – Cinta dari Timur” (Sahabat Ufuk, 2012)
  • April Hamsa on Kipas Angin Raksasa Muncul di Tengah Kota
  • Novitania on Kipas Angin Raksasa Muncul di Tengah Kota
  • Ninin Rahayu Sari on Kipas Angin Raksasa Muncul di Tengah Kota
Copyright © 2026 Nunik Utami · Part of Blogger Perempuan. built on the Genesis