• Home
  • About
  • Contact
  • Portfolio
  • Secret!

Nunik Utami

Menulis adalah Merekam Jejak untuk Anak Cucu

  • Artikel
    • Beauty
    • Events
    • Fashion
    • Healthy
    • Tips
  • Finance
  • Parenting
  • Review
    • Book
    • Food
    • Film
    • Hotel
    • Place
    • Product
  • Travel
    • Indonesia
    • Malaysia
    • Thailand
    • Singapore
  • Working
    • Writer
    • Editor
    • Blogger
    • Trainer
  • Story
    • Cerpen
    • Dongeng
  • Savana Hijab
    • Hijab Tutorial
  • Dewangga Publisher
You are here: Home / Artikel / Healthy / Penyakit Tidak Menular, Lindungi dengan PRIMA

Penyakit Tidak Menular, Lindungi dengan PRIMA

October 18, 2018 Nunik Utami Leave a Comment

Penyakit menular aja sudah bikin kita takut, ya. Eh, ternyata penyakit tidak menular itu lebih mengerikan. Bahkan, termasuk kategori penyakit kritis. Penyakit tidak menular itu misalnya, diabetes, hipertensi, hepatitis, kanker, serangan jantung, dan masih banyak lagi.

Menurut survey, trend penyakit yang diderita masyarakat saat ini sudah jauh berbeda dengan orang-orang zaman dulu. Dulu, penyakit yang diderita adalah penyakit menular. Begitu juga penyakit yang mematikan. Sekarang, penyakit tidak menular lah yang banyak diderita dan membawa kematian.

 

Mengapa bisa terjadi perubahan?

Ternyata, jawabannya adalah karena gaya hidup yang sudah berubah. Pola makan masyarakat juga sudah berubah. Yang dulu camilannya adalah kacang rebus, jagung rebus, dan minumnya paling banter adalah teh manis, sekarang camilannya adalah junk food kayak burger keju atau french fries, dan minumnya adalah coke. Memang sih, makanan-makanan itu bisa kita dapatin secara instan. Tinggal pesan aja di kedai makanan siap saji. Bisa juga kita bikin sendiri dengan membeli bahan-bahannya di supermarket. Namun, makanan-makanan itulah yang jika dikonsumsi dalam jangka waktu lama, akan membuat kesehatan tubuh menurun dan bergerak perlahan ke arah penyakit tidak menular.

Junk food itu cuma enak di lidah, tapi kandungannya bukan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh. Burger, french fries, dan sejenisnya, mengandung tinggi garam yang bisa memicu hipertensi, mengandung lemak yang sangat mungkin membuat tubuh kelebihan kolesterol, juga tinggi gula yang membuat kita terancam diabetes.

Seram, kan?

Yang lebih seram lagi, pengobatan untuk penyakit tidak menular ini sangat mahal. Banyak yang bilang, penyakit ini adalah jenis penyakit elit. Contohnya, baru mau cek kesehatan jantung karena ada gejala yang menjurus ke penyakit jantung, biayanya sudah puluhan juta. Apalagi biaya pengobatan kalau ternyata benar-benar ada penyakit serius di jantung.

Lalu, gimana solusinya?

Solusi apa dulu, nih? Kalau solusi untuk mencegah penyakit tidak menular, tentu saja mengubah gaya hidup dan pola makan. Sebenarnya standar saja, sih. Menerapkan hidup sehat, makan makanan sehat, minum air putih yang cukup, olahraga secara teratur dan mengelola stres.

Selain itu, ini yang membuat lega, sekarang sudah ada asuransi yang memproteksi penyakit tidak menular atau penyakit kritis.

BCA dan AIA meluncurkan Proteksi Penyakit Kritis Maksima (PRIMA). Prima adalah produk bancassurance, asuransi tradisional yang memberikan proteksi penyakit kritis dalam jangka waktu seumur hidup. Bayar preminya hanya selama 10 atau 20 tahun. Perlindungan yang ditanggung oleh asuransi ini adalah penyakit kritis, meninggal, dan meninggal akibat kecelakaan.

Menurut Ben Ng selaku Direktur AIA Financial, kemitraan antara AIA dan BCA sudah terjalin lebih dari 10 tahun dan asuransi PRIMA ini adalah bentuk rencana strategis AIA dalam memperkuat jalur distribusi bancassurance.

Adanya PRIMA ini adalah karena kesamaan visi kedua perusahaan tersebut, sehingga bisa menghasilkan produk yang menawarkan perencanaan keuangan dan proteksi yang sesuai kebutuhan.

Berniat untuk ambil asuransi PRIMA? Langsung saja datangi cabang BCA terdekat dan sampaikan keinginanmu di meja customer service.

Terlepas dari semua ini, semoga kita nggak pernah terkena penyakit kritis ini, ya.

Healthy

About Nunik Utami

Penulis, Editor, Trainer Penulisan, Mommy.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search Here

Welcome

Penulis, Editor, Trainer Penulisan, Mommy. More…

  • Email
  • Facebook
  • Instagram
  • LinkedIn
  • Twitter

Archive

Follow Instagram @nunikutami

Part of

 Blogger Perempuan
PRchecker.info

Lets Eat

Tag

batik bayi tabung belanja online bisnis bitcoin blog budaya buku cerpen crypto entrepreneur fashion film financial planner finansial gadget hijab hotel indonesia investasi jalan-jalan jawa tengah jilbab kerudung kesehatan keuangan kosmetik kripto kuliner lombok makanan enak menerbitkan buku menulis buku mobil musik otomotif parenting pashmina penulis properti seni teknologi traveling UMKM voucher diskon

Posting Terbaru

  • Indonesia Humanitarian Summit (IHITS), Ruang Refleksi Filantropi untuk Dampak Berkelanjutan
  • Agenda Liburan Penuh Ceria di Ancol: Dari Konser Dewa 19 hingga Pesta Kembang Api Terbesar, Ini Acara Seru di Akhir Tahun yang Tak Boleh Dilewatkan
  • The Flag Coffee, Coffee Shop Sekaligus Coworking Space dan Meeting Room di Jatibening, Pondok Gede, Bekasi
  • Kipas Angin Raksasa Muncul di Tengah Kota
  • Piala Adhi Praya, Setahun Langkah, Seribu Harapan Pemerintahan Prabowo-Gibran

Komentar Terbaru

  • Nunik Utami on Komik “Maher Zain – Cinta dari Timur” (Sahabat Ufuk, 2012)
  • Syarifah Nadia on Komik “Maher Zain – Cinta dari Timur” (Sahabat Ufuk, 2012)
  • April Hamsa on Kipas Angin Raksasa Muncul di Tengah Kota
  • Novitania on Kipas Angin Raksasa Muncul di Tengah Kota
  • Ninin Rahayu Sari on Kipas Angin Raksasa Muncul di Tengah Kota
Copyright © 2026 Nunik Utami · Part of Blogger Perempuan. built on the Genesis