• Home
  • About
  • Contact
  • Portfolio
  • Secret!

Nunik Utami

Menulis adalah Merekam Jejak untuk Anak Cucu

  • Artikel
    • Beauty
    • Events
    • Fashion
    • Healthy
    • Tips
  • Finance
  • Parenting
  • Review
    • Book
    • Food
    • Film
    • Hotel
    • Place
    • Product
  • Travel
    • Indonesia
    • Malaysia
    • Thailand
    • Singapore
  • Working
    • Writer
    • Editor
    • Blogger
    • Trainer
  • Story
    • Cerpen
    • Dongeng
  • Savana Hijab
    • Hijab Tutorial
  • Dewangga Publisher
You are here: Home / Artikel / Cooking / Minyak Goreng Sehat, Makan Tetap Nikmat

Minyak Goreng Sehat, Makan Tetap Nikmat

February 20, 2019 Nunik Utami Leave a Comment

Pada dasarnya saya nggak suka makan gorengan. Kalau makan sesuatu yang digoreng, lidah terasa lengket. Ini bukan karena minyaknya yang dipakai berulang kali. Sebab, gorengan yang bikin sendiri dengan minyak goreng yang fresh pun, bikin lidah terasa nggak enak. Sekalian deh, nggak makan gorengan biar sehat. Masalahnya, saya senang masak makanan yang diolah dengan cara ditumis. Bumbu yang ditumis, rasanya lebih harum dan enak. Makanya meskipun nggak terlalu suka makan gorengan, saya tetap harus memilih minyak goreng sehat, untuk menumis.

Nah, sekarang ada minyak goreng sehat yang beda dari biasanya. Bedanya adalah, minyak goreng ini terbuat dari bekatul atau rice bran. Tahu bekatul? Itu lho, bagian dari kulit padi. Bekatul dikenal juga sebagai dedak. Ternyata kulit padi yang ini bagus banget untuk kesehatan.

Oryza Grace adalah minyak goreng yang terbuat dari bekatul. Kalau dilihat sih, penampilannya sama saja dengan minyak goreng pada umumnya. Namun, minyak goreng dari bekatul ini mengandung lemak jenuh yang rendah. Tahu sendiri kan, lemak jenuh itu bahaya banget bagi kesehatan.  Lemak jenuh bisa meningkatkan LDL (kolesterol jahat).

Kalau terlalu banyak kolesterol LDL di dalam darah, bisa menyebabkan penumpukan lemak di dalam pembuluh darah. Akibatnya, aliran darah ke jantung dan otak nggak lancar. Inilah yang menyebabkan timbulnya penyakit jantung.  Sebenarnya minyak goreng itu awalnya adalah lemak tak jenuh. Setelah dipakai, berubah menjadi lemak jenuh. Inilah alasannya minyak goreng yang dipakai berulang-ulang nggak baik bagi kesehatan.

Oryza Grace rice bran juga tinggi titik asapnya. Titik asap adalah ketahanan minyak goreng terhadap panas. Jadi, lemak tak jenuh nggak akan rusak ketika sudah melewati proses menggoreng. Ini penting banget. Nah, rice bran oil ini titik asapnya paling tinggi dibandingkan dengan minyak goreng lain, seperti corn oil, olive oil, canola oil, coconut oil, dan soybean oil. Namanya juga usaha untuk sehat, ya pasti harus pilih-pilih bahan masakan yang juga terbuat dari bahan yang bagus.

 

Selain itu, minyak bekatul yang satu ini juga nggak menyebabkan batuk. Kan, sebal banget kalau makan sesuatu eh, minyak gorengnya bikin tenggorokan gatal. Selain aman untuk menggoreng, minyak goreng ini juga aman digunakan untuk menumis, memanggang, bahkan dituang begitu aja sebagai salad dressing.

Setelah tahu semua kelebihan minyak goreng sehat ini, saya jadi nyaman menggunakannya untuk memasak. Bukan hanya sebagai minyak penggoreng tapi juga untuk menumis. Seperti kali ini. Saya masak semur ayam sesuai permintaan anak. Sekilas, membuat semur ayam memang nggak ada sesi goreng menggoreng. Tapi jangan salah. Bumbunya perlu ditumis, lho, biar aromanya lebih harum. Jelas, menggunakan minyak goreng.

Sejak ada Oryza Grace Rice Bran, saya jadi nggak khawatir dengan kolesterol. Besok, saya mau masak cumi asin cabe ijo. Kalau masaknya pakai minyak goreng sehat, makan apa pun jadi tetap nikmat.

Mau tahu Oryza Grace Rice Bran lebih jauh? Kepoin aja webnya di  www.oryzagrace.com atau media sosialnya di FB: www.facebook.com/ricebranoil dan IG: www.instagram.com/oryzagrace 

 

 

 

 

 

 

Cooking, Product, Review

About Nunik Utami

Penulis, Editor, Trainer Penulisan, Mommy.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search Here

Welcome

Penulis, Editor, Trainer Penulisan, Mommy. More…

  • Email
  • Facebook
  • Instagram
  • LinkedIn
  • Twitter

Archive

Follow Instagram @nunikutami

Part of

 Blogger Perempuan
PRchecker.info

Lets Eat

Tag

batik bayi tabung belanja online bisnis bitcoin blog budaya buku cerpen crypto entrepreneur fashion film financial planner finansial gadget hijab hotel indonesia investasi jalan-jalan jawa tengah jilbab kerudung kesehatan keuangan kosmetik kripto kuliner lombok makanan enak menerbitkan buku menulis buku mobil musik otomotif parenting pashmina penulis properti seni teknologi traveling UMKM voucher diskon

Posting Terbaru

  • Indonesia Humanitarian Summit (IHITS), Ruang Refleksi Filantropi untuk Dampak Berkelanjutan
  • Agenda Liburan Penuh Ceria di Ancol: Dari Konser Dewa 19 hingga Pesta Kembang Api Terbesar, Ini Acara Seru di Akhir Tahun yang Tak Boleh Dilewatkan
  • The Flag Coffee, Coffee Shop Sekaligus Coworking Space dan Meeting Room di Jatibening, Pondok Gede, Bekasi
  • Kipas Angin Raksasa Muncul di Tengah Kota
  • Piala Adhi Praya, Setahun Langkah, Seribu Harapan Pemerintahan Prabowo-Gibran

Komentar Terbaru

  • Nunik Utami on Komik “Maher Zain – Cinta dari Timur” (Sahabat Ufuk, 2012)
  • Syarifah Nadia on Komik “Maher Zain – Cinta dari Timur” (Sahabat Ufuk, 2012)
  • April Hamsa on Kipas Angin Raksasa Muncul di Tengah Kota
  • Novitania on Kipas Angin Raksasa Muncul di Tengah Kota
  • Ninin Rahayu Sari on Kipas Angin Raksasa Muncul di Tengah Kota
Copyright © 2026 Nunik Utami · Part of Blogger Perempuan. built on the Genesis