• Home
  • About
  • Contact
  • Portfolio
  • Secret!

Nunik Utami

Menulis adalah Merekam Jejak untuk Anak Cucu

  • Artikel
    • Beauty
    • Events
    • Fashion
    • Healthy
    • Tips
  • Finance
  • Parenting
  • Review
    • Book
    • Food
    • Film
    • Hotel
    • Place
    • Product
  • Travel
    • Indonesia
    • Malaysia
    • Thailand
    • Singapore
  • Working
    • Writer
    • Editor
    • Blogger
    • Trainer
  • Story
    • Cerpen
    • Dongeng
  • Savana Hijab
    • Hijab Tutorial
  • Dewangga Publisher
You are here: Home / Culinary / Hanamasa, Makanan Jepang yang Pas dengan Selera Indonesia

Hanamasa, Makanan Jepang yang Pas dengan Selera Indonesia

October 16, 2017 Nunik Utami Leave a Comment

Kadang-kadang saya kepengen makan banyak, tapi bukan makan nasi. Duduk santai sambil mikir atau buka media sosial, jadi salah satu pilihan saya untuk me time. Duduk santainya tentu saja sambil makan, dong. Pengennya makanannya juga bervariasi.

Hanamasa pas banget dalam hal ini. Restoran all you can eat ini memungkinkan saya untuk makan banyak dengan menu yang bervariasi, serta harga yang tetap. Asyik, kan?

Meskipun restoran Jepang, menu-menu di Hanamasa sesuai dengan selera Indonesia. Menunya nggak aneh-aneh. Makanan Jepang memang identik dengan hidangan berupa ikan yang sengaja dikonsumsi dalam keadaan mentah. Nah, Hanamasa menyediakan bahan-bahan makanan mentah, tapi bisa diolah menjadi matang.

Menu apa saja yang bisa disantap di Hanamasa?

Ada beberapa jenis masakan yang tersedia di Hanamasa. Ini dia:

Syabu-syabu

Yang ini adalah makanan rebus-rebusan. Di meja sudah disediakan panci berisi kuah kaldu, dilengkapi kompor kecil sebagai pemanas. Kamu bisa ambil bahan makanan mentah yang sudah disediakan di hotel pan yang ada berjajar di rak-rak makanan. Saya sempat bingung ambil bahan makanannya. Soalnya banyak banget pilihannya. Ada bakso ikan, bakso ayam, bakso sapi, kepiting, udang, daging ayam, daging sapi, jamur, sosis, tahu, dan tentu saja sayur-sayuran.

Akhirnya saya pilih baby kalian, sawi hijau, dan bakso udang. Ambilnya nggak banyak-banyak sih, biar bisa makan yang lain juga. Lagipula ini kan, ada kuahnya, pasti jadi cepat kenyang.

Yakiniku

Kalau syabu-syabu adalah makanan yang direbus, yakiniku, dipanggang. Di meja masing-masing juga sudah disediakan alat pemanggang. Biasanya anak-anak suka banget nih manggang-manggang. Makanya mereka milih makanan macam-macam seperti daging sapi, sosis, beef salami, daging ayam, dan seafood. Saya sudah bilang ke anak-anak, jangan ambil berlebihan. Soalnya kalau mereka makannya nggak habis, pada akhirnya jadi saya yang ngabisin. Iya, saya paling sedih buang makanan. Daripada dibuang, mendingan saya makan. Tapi balik lagi. Daripada saya harus makan berlebihan, mendingan mereka jangan sampai ngambil berlebihan, kan?

Ada dua saus yang digunakan untuk yakiniku. Pertama, saus niku tare. Saus berwarna cokelat pekat ini ada wijennya. Sebelum makanan dipanggang, dicelupkan dahulu ke dalam saus ini, biar ada rasanya. Setelah matang, makanan dicelup lagi ke saus kedua, yaitu soto tare, biar rasa makanan semakin enak.

Appetizer dan dessert

Hidangan di sini memang lengkap banget. Dua yang saya sebutkan di atas adalah main course. Tentu saja ada appetizer dan dessert. Appetizer atau hidangan pembuka yang ada di Hanasama adalah osinko, kimuchi, kakuteki. Ini salad yang bisa dimakan tanpa saus. Ada juga salad yang bisa disantap dengan saus. Pilihan saya standar aja, seperti orang Indonesia pada umumnya. Salad sayur dan buah ditambah thousand island.

Dessertnya macam-macam. Ada es campur, jajanan pasar, dan pudding. Saya pilih pudding cokelat yang menurut saya rasa manisnya pas.

Harga

Soal harga, sesuai lah ya. Saya bisa pilih paket syabu-syabu saja atau paket yakiniku saja makan sepuasnya dengan harga Rp169.500.  Bisa juga memilih makan dan minum sepuasnya dengan harga masing-masing Rp178.500.

 

Banyak pilihan makanannya, harganya juga pas dengan menu yang ditawarkan, membuat saya memilih Hanamasa kalau sedang ingin makan banyak.

 

 

Culinary, Food, Review

About Nunik Utami

Penulis, Editor, Trainer Penulisan, Mommy.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search Here

Welcome

Penulis, Editor, Trainer Penulisan, Mommy. More…

  • Email
  • Facebook
  • Instagram
  • LinkedIn
  • Twitter

Archive

Follow Instagram @nunikutami

Part of

 Blogger Perempuan
PRchecker.info

Lets Eat

Tag

batik bayi tabung belanja online bisnis bitcoin blog budaya buku cerpen crypto entrepreneur fashion film financial planner finansial gadget hijab hotel indonesia investasi jalan-jalan jawa tengah jilbab kerudung kesehatan keuangan kosmetik kripto kuliner lombok makanan enak menerbitkan buku menulis buku mobil musik otomotif parenting pashmina penulis properti seni teknologi traveling UMKM voucher diskon

Posting Terbaru

  • Siapkan Kendaraan Versi Terbaikmu dengan Semangat Kurbanival Dompet Dhuafa 2026
  • Kisah dari Satu Dekade Lampau
  • 7 Manfaat Game Kuliner bagi Anak-anak dan Tips Bermain yang Sehat
  • Tips Agar Tidak Asal Membeli Kosmetik Sebagai Produk Kesehatan dan Kecantikan
  • Tips Merawat dan Membersihkan AC Split Agar Awet dan Tetap Sejuk

Komentar Terbaru

  • Nunik Utami on Komik “Maher Zain – Cinta dari Timur” (Sahabat Ufuk, 2012)
  • Syarifah Nadia on Komik “Maher Zain – Cinta dari Timur” (Sahabat Ufuk, 2012)
  • April Hamsa on Kipas Angin Raksasa Muncul di Tengah Kota
  • Novitania on Kipas Angin Raksasa Muncul di Tengah Kota
  • Ninin Rahayu Sari on Kipas Angin Raksasa Muncul di Tengah Kota
Copyright © 2026 Nunik Utami · Part of Blogger Perempuan. built on the Genesis