• Home
  • About
  • Contact
  • Portfolio
  • Secret!

Nunik Utami

Menulis adalah Merekam Jejak untuk Anak Cucu

  • Artikel
    • Beauty
    • Events
    • Fashion
    • Healthy
    • Tips
  • Finance
  • Parenting
  • Review
    • Book
    • Food
    • Film
    • Hotel
    • Place
    • Product
  • Travel
    • Indonesia
    • Malaysia
    • Thailand
    • Singapore
  • Working
    • Writer
    • Editor
    • Blogger
    • Trainer
  • Story
    • Cerpen
    • Dongeng
  • Savana Hijab
    • Hijab Tutorial
You are here: Home / Artikel / Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Anak dengan Kesehatan Saluran Cerna

Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Anak dengan Kesehatan Saluran Cerna

July 31, 2020 Nunik Utami Leave a Comment

Banyak orangtua yang belum menyadari bahwa kesehatan saluran cerna anak berpengaruh pada daya tahan tubuhnya. Untunglah saya ikutan webinar tentang ini. Satu kesimpulan yang saya dapatkan, semakin sehat saluran cerna, semakin bisa meningkatkan daya tahan tubuh anak.

Webinar bertema “Nutrisi untuk Imunitas, Kunci Tumbuh Kembang Optimal” ini dihadiri oleh DR.dr. Ariani Widodo, Sp.A(K), Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastroenterologi, dan Prof. Yvan Vandenplas, MD, PhD, Head of Departement of Pediatrics, Vrije Universiteit Brussel. Banyak banget ilmu yang saya dapat tentang cara meningkatkan daya tahan tubuh anak.

Mau tahu? Baca terus, ya!

Anak Kita, Rentan Terkena Infeksi

Anak usia lima tahun ke bawah mudah banget terkena infeksi. Infeksi ini menyebabkan anak mengalami gastroentritis akut (diare) dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Parahnya, infeksi ini bisa meningkatkan jumlah angka yang sakit (morbiditas) dan angka kematian (mortalitas) anak di bawah lima tahun. Jadi masalah ini memang serius banget. Padahal sebenarnya hal ini bisa dicegah dengan cara meningkatkan daya tahan tubuh anak. Jika daya tahan tubuhnya bagus, anak akan kuat melawan infeksi virus. Penyakit pun tidak mudah menyerang.

Sistem Imun Dibentuk Sejak Awal Kehidupan

Pada webinar ini dr. Ariani mengatakan bahwa sistem imun dibentuk sejak awal kehidupan. Dahulu, saya berpikir bahwa awal kehidupan itu adalah ketika anak sudah lahir. Ternyata, saya salah. Awal kehidupan itu maksudnya adalah 1.000 hari pertama kehidupan dan dimulai ketika bayi masih berada di dalam kandungan. Tepatnya adalah 200-an hari di dalam kandungan, dilanjutkan 700-an hari setelah anak lahir. Tidak hanya itu. Bahkan, sebelum mengandung, calon ibu sudah harus mempersiapkan diri. Caranya adalah mengonsumsi makan makanan sehat dan bergaya hidup sehat, agar tubuh benar-benar siap hamil. Seiring berkembangnya usia anak, sistem imun akan berkembang lebih kuat dan kompleks. Untuk itu, orangtua harus memastikan bahwa sistem imun anak berkembang secara optimal. Sebab, sistem imun ini ibarat bekal anak untuk tumbuh dan berkembang hingga dewasa.

Jangan Abaikan Bakteri

Tidak semua bakteri itu buruk, lho. Ada bakteri baik yang justru diperlukan untuk meningkatkan imunitas tubuh. Saya tahu ini dari paparan Prof. Yvan pada webinar ini. Jadi keseimbangan mikrobioma di dalam usus yang sehat berperan sangat penting untuk mengembangkan sistem imun sedini mungkin. Lalu, menurut dr. Ariani, anak mudah terkena infeksi seperti diare dan ISPA salah satunya adalah karena sel-sel usus anak masih renggang. Dari celah-celah sel itulah kuman-kuman bisa masuk. Penyebab lainnya adalah karena mikrobioma di dalam saluran cerna tidak berkembang dengan baik. Padahal bakteri yang ada pada mikrobioma berfungsi sebagai nutrisi dan meningkatkan sistem imunitas.

Sebenarnya mikrobioma di dalam tubuh, jumlahnya sudah banyak, lho. Ada 10 – 100 triliun dan jumlah yang paling banyak ada di dalam usus. Sayangnya, menurut Prof. Yvan, mikrobioma yang ada di dalam usus ini tidak terawat dengan optimal.

Lebih Jauh Tentang Mikrobioma

Sebenarnya mikrobioma itu apa, sih? Jadi, gini. Mikrobioma adalah ekosistem mikroba yang ada di dalam organ. Di sini ada banyak makhluk hidup. Salah satunya adalah bifidobacteria, mikrobiota usus yang mendukung sistem imun. Bifidobacteria ini bakteri baik yang memproduksi antibodi, mengontrol peradangan, mengencangkan sambungan usus, dan membuat tubuh menjadi lebih toleran terhadap makanan. Komposisi jumlah bifidobacteria di usus harus terus seimbang agar bisa berfungsi secara maksimal.

Caranya gimana agar bifidobacteria ini seimbang? Yaitu dengan cara memberi asupan prebiotik. Iya, prebiotik itu bisa merangsang pertumbuhan bifidobacteria. Prebiotik adalah karbohidrat atau serat yang tidak dapat dicerna dan difermentasi oleh bakteri di dalam usus.

Nah, prebiotik itu ada FOS dan GOS. Perbandingan FOS dan GOS 1 : 9 dapat meningkatkan jumlah bifidobacteria, menstimulasi pertumbuhan bifidobacteria dan lactobacillus tertentu, mengurangi jumlah bakteri merugikan, dan membantu menjaga kesehatan saluran cerna. Lebih jauh lagi, FOS dan GOS juga membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah infeksi.

Dari sini sudah kebayang ya, pentingnya prebiotik yang ujung-ujungnya bisa membantu meningkatkan sistem imun anak.

Prof Yvan juga sempat menyinggung sebuah fakta menarik dari penelitiannya. Di mana data dalam GIANT Study menunjukkan bahwa anak sehat di atas satu tahun yang mengonsumsi susu pertumbuhan yang dilengkapi dengan FOS & GOS memiliki risiko infeksi yang lebih rendah.

Dengerin pemaparan Prof. Yvan dan dr. Ariani bikin saya jadi lebih ngerti tentang peningkatan sistem imun anak. Otak saya jadi lebih terbuka bahwa sistem imun itu bisa diusahakan banget. Apalagi di masa pandemi ini, daya tahan tubuh harus benar-benar prima agar terhindar dari virus yang sudah lama ada maupun virus yang baru ada, seperti korona. Ayoklah, mulai sekarang kita usahakan agar sistem imun anak bisa maksimal. Kalau bukan kita orangtuanya yang mengusahakan banget, siapa lagi?

Jika masih penasaran terkait topik seputar ini, silakan kunjungi www.nutriclub.co.id ya.

Artikel, Healthy, Parenting

About Nunik Utami

Penulis, Editor, Trainer Penulisan, Mommy.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search Here

Welcome

Penulis, Editor, Trainer Penulisan, Mommy. More…

  • Email
  • Facebook
  • Instagram
  • LinkedIn
  • Twitter

Archive

Top Posts & Pages

  • Kulkas 2 Pintu Terbaru dari Panasonic, Ini Kelebihannya
  • Pijer? Apa itu?
  • Capcay Bakso Kuah So Good
  • RS Premier Bintaro dan Info dr. Ajiantoro tentang Penanganan Saraf Kejepit
  • Agar Tampak Elegan dan Berkelas, Pahami Tata Cara Makan Daging Steak yang Benar

Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 4,116 other subscribers

Follow Instagram @nunikutami

Join Us

 Blogger Perempuan
PRchecker.info

Lets Eat

Tag

asuransi batik bayi tabung belanja online bisnis bitcoin blog budaya buku cerpen fashion film financial planner finansial gadget hijab hotel indonesia investasi jalan-jalan jawa tengah jilbab kerudung kesehatan keuangan kosmetik kuliner liburan lombok makanan enak menerbitkan buku mobil musik muslimah otomotif parenting pashmina properti seni teknologi toko online traveling travelling UMKM voucher diskon

Posting Terbaru

  • Berburu Hidangan Khas Timur Tengah untuk Buka Puasa
  • Inilah Jenis-Jenis Coin Crypto yang Menjanjikan untuk Investasi
  • Tips Mengelola keuangan Usaha Agar Cuan Cepat Datang
  • Tips Menghemat Biaya Pemasangan CCTV Outdoor di Rumah
  • 3 Rekomendasi Produk Bibir Terbaru Somethinc

Komentar Terbaru

  • teguhedis on Patuhi Hal-Hal Ini Agar Aman dan Nyaman Berwisata di Kabupaten Semarang
  • Djangkaru Bumi on Cegah Ruam Popok Bayi Jangan Lupa Konsultasi ke Dokter
  • Agung Han on Cegah Ruam Popok Bayi Jangan Lupa Konsultasi ke Dokter
  • Reyza dahlia on Cegah Ruam Popok Bayi Jangan Lupa Konsultasi ke Dokter
  • Maya Nirmala Sari on Cegah Ruam Popok Bayi Jangan Lupa Konsultasi ke Dokter
Copyright © 2023 Nunik Utami · Part of Blogger Perempuan. built on the Genesis