Garuda TV menyelenggarakan acara Piala Adhi Praya yang merupakan anugerah pencapaian satu tahun masa kerja pemerintahan Prabowo-Gibran. Acara pemberian penghargaan ini sekaligus refleksi
Dalam acara yang berlokasi di Auditorium Universitas Tarumanegara Jakarta ini, para menteri bergiliran naik ke panggung memaparkan program dan capaian satu tahun pemerintahan mereka. Pencapaian ini merupakan semangat untuk menunjukkan bahwa ini baru langkah awal.
Inilllah para Menteri yang tampil pada sesi malam:
- Airlangga Hartarto – Menko Perekonomian
Malam itu, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa ekonomi nasional pada satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran berjalan cukup solid. Misalnya: pertumbuhan ekonomi kuartal II 2025 tercatat 5,12 persen, termasuk yang tertinggi di antara negara-G20.
Inflasi juga dapat dikendalikan, berada di angka sekitar 2,65 persen. Neraca perdagangan tetap surplus selama 64 bulan berturut-turut. Yang menarik, Airlangga menyebut bahwa semua program unggulan telah terealisasikan dalam satu tahun masa kerja pemerintahan baru ini. Detail-program yang disebut termasuk penguatan cadangan devisa sekitar USD 150 miliar, dan pengembangan “bullion bank” atau bank emas sebagai pilar baru ketahanan ekonomi.
Airlangga menekankan bahwa ekonomi harus terasa di masyarakat, melalui pekerjaan, usaha mikro, dan stabilitas harga.


- Ni Luh Puspa-Wakil Menteri Pariwisata
Selanjutnya, Ni Luh Puspa hadir sebagai Wamenpar yang berasal dari kalangan ‘wong cilik’. Malam itu ia memaparkan bahwa pariwisata nasional mulai bergerak kembali. Jumlah wisatawan mancanegara meningkat drastis, serta inisiatif untuk memberdayakan destinasi lokal.
Ni Luh menegaskan bahwa dalam pariwisata, masyarakat lokal harus ikut merasakan manfaat berupa pekerjaan, usaha kecil, homestay, dan pemandu wisata asli daerah. Seamngat dari desa untuk desa juga harus menjadi semangat dalam menggalakkan pariwisata Indonesia.
Dalam satu tahun pemerintahan, pariwisata menjadi salah satu sektor yang disorot dalam program Piala Adhi Praya, sebagai contoh bahwa pemerintahan membuka ruang ekonomi baru.

- Abdul Mu’ti – Menteri Pendidikan Dasar & Menengah
Abdul Mu’ti baru menjabat sebagai Mendikdasmen sejak Oktober 2024 dan langsung menjadi sorotan karena hasil survei menempatkannya sebagai menteri berkinerja terbaik dalam satu tahun pemerintahan.
Dalam pemaparan pada acara tersebut, Abdul Mu’ti menggarisbawahi transformasi di bidang pendidikan dasar dan menengah tentang peningkatan akses, perbaikan kualitas guru, serta percepatan pemanfaatan teknologi pembelajaran.
Meski tidak menampilkan detail angka spesifik, garis besar pesan Abdul Mu’ti adalah pendidikan sebagai fondasi masa depan bangsa, dan satu tahun ini adalah proses menuju perbaikan yang lebih besar. Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa anak bangsa harus dididik untuk masa depan yang belum kita lihat.

- Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) – Menko Infrastruktur & Pembangunan Wilayah
Acara malam itu juga dihadiri oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah. Dalam pemaparannya, AHY menekankan pembangunan infrastruktur sebagai tulang punggung pemerataan, yaitu jalan, transportasi, konektivitas daerah, serta pengembangan desa dan wilayah terluar.
Semua infrastruktur, terutama di desa-desa, harus diperkuat, demi kelancaran distribusi hasil bumi, untuk meningkatkan perekonomian.

- Muhaimin Iskandar – Menko Pemberdayaan Sosial
Muhaimin Iskandar yang menjabat sebagai Menteri Koordinator BIdang Pemberdayaan Masyarakat juga hadir memaparkan langkah-langkah pemberdayaan masyarakat dalam satu tahun kepemimpinan Prabowo-Gibran.
Ia mengangkat bahwa program-program sosial, selain bersifat bantuan, juga merupakan pemberdayaan, terutama dalam bidang keuangan, koperasi desa, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan pekerjaan. Semangat yang ditonjolkan adalah masyarakat diberdayakan, bukan hanya disubsidi. Masyarakat tidak dibuat agar bergantung, tetapi dikondisikan agar mandiri”.

Piala Adhi Praya yang merupakan momentum refleksi dan proyeksi. Pemerintahan Prabowo-Gibran dalam satu tahun, menunjukkan arah positif, seperti ekonomi tumbuh, inflasi terkendali, pariwisata bangkit, pendidikan bergerak, infrastruktur dan pemberdayaan sosial mulai terasa.


Ini baru langkah awal. Meski tantangan masih ada, tetap ada optimisme dan ajakan bersama untuk mewujudkan visi yang lebih besar. Melihat pencapaian mereka, saya pribadi pun merasa bahwa pemerintah dan masyarakat bisa bergandengan tangan demi tercapainya Indonesia Emas.






Leave a Reply